tengah hari bolong, rasa panas tak dihiraukan hanya karena memenuhi undangan terhormat pemangku adat KKB untuk pertemuan wajib bulanan di kota pendidikan 'banjarbaru' Maklum, belum begitu kenal seluk-beluk kota banjarbaru, untung saja peta TKP terpampang jelas dan terarah. Sudut jalan hutan pinus yang adem. Bang, Oein sebagai ahlul bait menyambut hangat setiap tamu, sehangat bakso dan siomay. Siapa nyana, semua terpuaskan. Akhirnya, setiap agenda dibicarakan, setiap masalah ditemukan solusi, setiap seloroh disambut riang, hingga rasa akrab penuh kekeluargaan mengalir deras. Simpuh dan sila yang berjajar menunjukkan nilai-nilai kerukunan tanpa melihat yang tinggi dan rendah atau canda tawa yang menghilangkan jarak usia ......................., cuma yang nampak berbeda. Kali ini, kita lupa berdoa ketika pulang!
Tampilkan postingan dengan label kopdar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kopdar. Tampilkan semua postingan
Sabtu, Juli 18, 2009
Langganan:
Postingan (Atom)
